Resolusiweb, Jasa Website, Ini Dia, 7 Mata Uang Digital Terpopuler Selain Bit Coin

Ini Dia, 7 Mata Uang Digital Terpopuler Selain Bit Coin

Buat kamu yang mengikuti perkembangan teknologi digital, istilah Bitcoin mungkin sudah terdengar tidak asing lagi. Bitcoin merupakan salah satu jenis cryptocurrency yang paling mahal di dunia.

Cryptocurrency adalah sebuah penemuan di internet, yakni mata uang digital yang beroperasi secara independen tanpa campur tangan bank sentral. Idenya adalah bagaimana membuat sistem di mana uang tidak terikat dengan lokasi geografis.

Berikut 7 Daftar Mata Uang Digital Terpopuler sepanjang 2017:

1. Bitcoin

Bitcoin (BTC) adalah mata uang digital pertama dan disebut-sebut sebagai yang terbaik. Bitcoin ini diciptakan oleh Satoshi Nakamoto dan diluncurkan ke publik secara open source pada tahun 2009.

Saat ini Bitcoin memiliki kapitalisasi pasar terbesar yaitu sekitar US$ 15 miliar. Biasanya kebanyakan orang menggunakan mata uang digital Bitcoin, sebelum mencoba yang lain karena bitcoin memiliki reputasi baik.

Selain Bitcoin, semua mata uang digital lainnya disebut sebagai 'altcoins' (koin alternatif). Bitcoin dikenal karena ia menjadi yang pertama, paling mudah untuk didapatkan, dan penerimaan terluas.

2. Ethereum

Banyak pihak yang coba menyaingi popularitas Bitcoin, namun belum ada yang berhasil melakukannya. Hingga pada tahun 2014, Vitalik Buterin membuat sebuah platform bernama Ethereum.

Platform tersebut pun mempunyai mata uang virtual seperti Bitcoin, yang diberi nama Ether. Dengan bantuan beberapa rekannya, ia berhasil meraih dana sebesar US$ 18 juta secara crowdfunding untuk mendanai pengembangan platform tersebut. Saat ini, nilai seluruh Ether di dunia sudah mencapai angka US$ 942 juta.

Ethereum di kenal karena kemampuannya untuk melakukan pembayaran dengan cara Peer-to-peer tanpa menggunakan pihak ketiga.

3. Litecoin

Litecoin atau LTC dirilis secara resmi ke publik pada tahun 2011. Cryptocurrency ini dibuat oleh mantan karyawan Google, Charles Lee, dengan tujuan untuk membuat Bitcoin yang lebih baik.

Seperti Bitcoin, Litecoin digunakan sebagai mata uang virtual untuk transaksi barang dan jasa. Saat ini Litecoin memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$ 200 juta, jauh dari puncak tertinggi US$ 1,2 miliar pada 2013.

4. Monero

Monero [XMR] adalah sebuah matauang digitalbaru yang berasal dari Bitmonero.
Monero (XMR) adalah kripto yang anonymous dan terdesentralisasi dengan algoritma hash PoW CryptoNight (64-bit CPU-only) dan berdasarkan protokol CryptoNote.

5. Dash

Pada 25 Maret 2015 pengembang mengubah nama Darkcoin menjadi Dash (singkatan dari “digital cash”). Penggantian nama itu dibuat untuk menghindari asosiasi dengan pasar underground dan bayangan bisnis, dan juga untuk menarik khalayak yang lebih luas. Rencana para pengembang pun berhasil dan DASH mulai naik. Sekarang banyak pendukung DASH melihat cryptocurrency ini sebagai alternatif yang baik dari Bitcoin.

Sistem dua tingkat jaringan merupakan inovasi yang unik di dunia cryptocurrency. Ada kemungkinan untuk memperoleh koin dalam jaringan tersebut bukan saja oleh sektor pertambangan mata uang digital, namun juga pada masternodes (salah satu node jaringan terpercaya yang mempercepat transaksi hingga sekitar beberapa detik). Kapasitas jaringannya jadi sangat tinggi dan tidak mengabaikan desentralisasi serta anonimitas.

6. Ripple

Ripple adalah nama mata uang digital yang serupa dengan Bitcoin, sekaligus nama sistem pembayaran global yang terhubung dengan berbagai mata uang di dunia. Satuan mata uang yang keluar dari teknologi Ripple, dikenal dengan nama XRP. Teknologi ini memudahkan para pengusaha, perusahaan, dan masyarakat dunia untuk mengirim, menerima, menjual atau membeli berbagai mata uang tanpa harus lagi khawatir dengan biaya transaksi yang mahal atau waktu delay yang lama.

7.  Zcash

Sejak Zcash mulai diluncurkan beberapa waktu lalu, market Zcash langsung meroket. Sejak itu pula banyak pengguna cryptocurrency yang mulai gigit jari melihat harganya yang melangit. Dan tidak ketinggalan pula, mulai banyak yang berniat untuk menambangnya sendiri.

 

Kesimpulan

Sama seperti aset lainnya (saham & properti), harga mata uang digital ini bisa naik dan turun dengan cepat. Bagaimana menurut kamu? Tertarik mencobanya?