Resolusiweb, Jasa Website, Reformasi Demokrasi Digital dengan Teknologi Blockchain

Reformasi Demokrasi Digital dengan Teknologi Blockchain

Teknologi Blockchain yang digunakan oleh bitcoin dan Ethereum, memungkinkan pemerintah dapat memproses data dan informasi  tanpa mengandalkan server. Hal ini tentu sangat bermanfaat karena selama ini kita memanfaatkan server penyimpanan data secara terpusat.

Potensi Aplikasi Teknologi Blockchain dalam e-Governance

Selama dua tahun terakhir, negara seperti Brazil dan Georgia telah menggunakan teknologi blockchain untuk mengelola pemilihan suara, pendaftaran tanah dan identitas digital. Sementara banyak negara tertinggal di belakang Brazil dan Georgia dalam penerapan teknologi blockchain, pemerintah Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat telah bersumpah untuk terus mengeksplorasi nilai teknologi dalam tata kelola pemerintahan.

Sebagai teknologi pengolahan data, blockchain sebagian besar berlaku untuk banyak fungsi dan layanan pemerintah. Gasteiger menjelaskan bahwa teknologi blockchain dapat menggantikan infrastruktur dan metode yang ada selama ini, kita bisa menggunakan teknologi blockchain pada saat menghitung suara caleg, pilkada atau pilpres.

Blockchain lebih jauh memungkinkan pemerintah untuk mendigitalkan proses pendataan, seperti dalam pendaftaran pemilih pilpres, pendaftaran kepemilikan tanah, pendaftaran komersial, pendaftaran perkawinan dan lainnya, sehingga dapat memfasilitasi alokasi dan distribusi manfaat sosial yang aman. Dengan menerapkan aplikasi ini, pemerintah dapat mendorong kepercayaan masyarakat dan meningkatkan keterlibatan warga negara secara langsung, "kata Gasteiger. Penerapan teknologi blockchain dalam e-voting  akan memperlihatkan secara langsung proses jutaan transaksi blockchain setiap hari.

Blockchain menawarkan dua keuntungan penting. Pertama, keabsahan dokumen resmi yang tersimpan di dalam blockchain dapat diverifikasi kebenarannya setiap saat. Kedua, sifat terdesentralisasi blockchain memungkinkan pemerintah untuk mendigitalkan layanan mereka tanpa perlu membuat penyimpanan pusat untuk data sensitif, hal ini tentu sangat menguntungkan dalam dunia teknologi karena data tidak disimpan di satu tempat sehingga resiko pencurian data oleh hacker jauh lebih kecil.